Pemuda dalam Tantangan Global

E-mail Print PDF

Oleh: IBW Widia Keniten

Pemuda sebai tonggak perjuangan bangsa mulai dari tahun 1908, tahun 1938, tahun 1945, pemuda tetap berdiri paling depan untuk memajukan bangsa ini. Bangsa Indonesia membutuhkan pemuda-pemuda yang berilmu, berwawasan kesenjangan dan mampu memberikan yang terbaik bagi negeri tercinta ini. Seorang pemuda tidak hanya berdiam, tetapi mampu bersaing dalam persaingan global sekarang ini. Pemuda dituntut menguasai dan mengisi dirinya dengan beragam ilmu sehingga nantinya mampu menghidupi dirinya…Menghidupi diri sebenarnya juga membangun bangsa tercinta ini. Etos kerja (semangat )kerja dengan kedisiplinan dan kesadaran diri akan tugas dan tanggung jawab akan menjadikanlebih terhormat menjadi seorang pemuda. Sebagai pemuda bukan zamannya lagi untuk bersantai karena di depan mata sudah menganga tantanganyang harus direbut dengan kesiapan mental dan raga. Pemuda Indonesia harus maju dan bangkit dalam era sekarang ini.

Kebangkitan diri sebagai pemuda dimulai dari penyadaran diri pada masa depan yang banyak bergantung pada para pemuda. Negeri ini membutuhkan pemuda-pemuda yang tahan uji, tangguh, tahan banting, tidak cepat menyerah. Selalu gemar belajar dan mengasah diri. Kemajuan sebuah bangsa akan terwujud dari kedesiplinan para pemuda. Kedisiplinan dalam kerja,kedisiplinan dalam hidup, kedisiplinan dalam memanfaatkan waktu.

Pemuda Indonesia harus bisa tampil yang terdepan. Saat raga dan mental makin segar hendaknya dimanfaatkan dengan maksimal. Hindari kegiatan yang menjerumuskan diri, seperti menggunakan obat-obat terlarang (narkoba ), mabuk-mabukan, kebut-kebutan yang tidak hanya membahayakan diri sendiri juga oramg lain. Tindakan-tindakan yang tidak konstruktif itu akan menjadikan pemuda dipandang cébela mata.

Pemuda dan Iptek

Era kesejagatan terus menambah negeri kita. Salah satu yang paling cepat datang adalah Iptek (Ilmu pengetahuan dan teknologi). Tkhnologi tidak perlu dihindari. Akan tetapi, mesti dipelajari dan direbut. Negara-negara asing bisa maju karena Iptek (ilmu pengetahuan dan tehnologi). Mesti negara ini miskin dalam kekayaan alam. Ia bisa menguasai dunia dengan Iptek. Kita, Indonesia yang dianugrahi Tuhan dengan limpahan kekayaan alam mestinya bisa lebih dari negara lain.

Pemuda harus berjuang mengisi dirinya dengan Iptek (Ilmu Pengetahwan dan Teknologi ).Semangat relajar mestinya selalu bergelora di dada pemudaI ndonesia.

Persaingan yang semakin hari semakin tajam menjadikan peemuda selalu mengasah diri. Siapa mampu merebut teknologi, ia akan menguasai dunia. Pemuda Indonesia harus menjadikan dirinya yang terbaik bagi dunia. Majukan terus bangsa ini dengan merebut Iptek. Sikap berdiam diri atau menunggu mesti dihindari oleh seorang pemuda. Tidak ada kemajuan akaqn didapat hanya dengan menunggu.

Pemuda dan Kreativitas

Pemuda pada era global ini mestinya memiliki kreativitas. Dengan kreativitas, akan melahirkan temuan-temuan baru yang dapat disumbangkan untuk negeri tercinta ini. Kreativitas itu bisa diwujudkan dalamsegala segi kehidupan. Kreativitas akan menjadikan kehidupan ini terus bergelora. Kreativitas dalam bidang seni, sosial budaya atau bidang-bidang lain yang bisa membangun bangsa ini. Ciri khas yang dimiliki seorang pemuda adalah kreativitasnya.

Banyak contoh yang sudah diberikan lewat kreativitas seorang pemuda bisa mandiri bahkan bisa mengetoktularkan kreativitasnya pada pemuda-pemuda yang lain. Melalui kreativitas yang terus terbangun sejak dini, seorang pemuda akan lebih mandiri dan dapat mewujudnyatakan ide-ide yang dimilikinya. Pemuda itu kaya ide, kaya kreativitas.

Pemuda dan Kepedulian Lingkungan

Pemuda tidak cukup hanya menguasai Iptek, ia hendaknya memiliki kepedulian terhadap lingkungan. Lingkungan alam dan lingkungan sosial kepekaan terhadap alam bisa diwujudkan dengan menjaga keseimbangan alam. Pemuda tetap bersemangat jika melihat lingkungan alam yang mulai terganggu. Dan jika perlu memberikan alternatif-alternatif lain dalam upaya menjaga lingkungan alam. Atau bisa ikut dalam kelompok-kelompok pecinta alam, melaksanakan penghijauan besama-sama.

Kegiatan-kegiatan ini akan menjadikan pemuda semakin dihargai dan diyakini mampu menjadi penerus bangsa ini.

Kepedulian sosial juga mesti selalu tumbuh. Perhatian pada kehidupan sosial menumbuhkan kepekaan, rasa simpati, empati pada orang lain. Contoh yang paling sederhana, membantu anak-anak tertinggal, anak-anak yang berada di panti asuhan, atau panti jompo atau melibatkan diri dalam kehidupan sosial yang lain.

Kegiatan yang konstruktif ini akan menjadikan pemuda lebih bisa melihat dan merasakan orang lain.

Pemuda yang berada dalam tantangan global mestinya mampu merebut tantangan itu menjadi peluang untuk maju. Kemajuan sebuah bangsa sangat ditentukan oleh pemuda-pemudanya.Pemuda-pemuda Indonesia hendaknya memiliki semangat dan kemandirian. Kemandirian sebuah bangsa akan menjadikan bangsa itu disegani. Kesejajaran dengan bangsa lain terwujud jika didukung oleh pemuda-pemuda yang tangguh. Pemuda tangguh hendaknya menguasai iptek, memiliki kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan alam dan sosial.

Penulis, Guru SMAN 2 Amlapura

Artikel ini pernah dimuat di majalah Sinar Agung Edisi IV/2008, terbitan Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Karangasem

 

Profil Pimpinan

KALENDER

September 2014
MSSRKJS
123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930

WEBMAIL

LPSE

E-MAJALAH

JAPAN CORNER

Link

VIDEO Marine Park Kubu


Get the Flash Player to see this player.

OBJEK WISATA

KRITIK dan SARAN

Hendi
22.09.14, 01:17
OSA,
Mohon info CPNS. Kapan pendaftaran di panselnas untuk CPNS kab. karangasem dapat di laksanakan,
TRIMS
pheby
21.09.14, 03:10
Bisakah diluar dari domisili karangasem untuk melamar cpns 2014 ?
pheby
21.09.14, 03:09
Apakah kab.karangasem cpns 2014nya bisa dilamar diluar dari daerah domosili ?

Statistics

Content View Hits : 1797377

LINK SUBDOMAIN

You are here: Home Download ARTIKEL Pemuda dalam Tantangan Global